Tampilkan postingan dengan label balap motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label balap motor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Oktober 2020

MotoGP hanyalah ajang untuk pembalap Spanyol dan Italia

Dalam dua puluh tahun terakhir, praktis juara dunia MotoGP hanya dimiliki oleh para pembalap dari 2 negara yaitu dari Italia dan Spanyol. Negara lain yang sempat mencuri juara dunia tidak lebih dari 2 negara yaitu Amerika Serikat (Kenny Robert Jr juara MotoGP tahun 2000 & Nicky Hayden juara MotoGP tahun 2006) dan Australia (Casey Stoner juara MotoGP tahun 2007 dan tahun 2011). Bahkan dalam 10 tahun terakhir 9 juara dunia Moto GP diantaranya disabet oleh para pembalap Spanyol. Bahkan di beberapa tahun, Juara dan Runner Up dikuasai penuh oleh para pembalap Spanyol

Tahun 2020 ini yang tersisa 3 seri balapan lagi, besar kemungkinannya juara dunia kembali diraih oleh para pembalap Spanyol. Sesuai catatan terakhir, pemuncak klasemen sementara adalah Joan Mir dari tim Suzuki yang berkebangsaan Spanyol. Bagaimana dengan negara rival berat Spanyol? Italia dalam beberapa tahun terakhir hanya mampu menempatkan pembalap terbaiknya menjadi Runner Up MotoGP seperti Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Negara lainnya yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi MotoGP ini bagaikan pelengkap persaingan antara Spanyol dan Italia saja.

9 dari 24 pembalap MotoGP yang resmi terdaftar berasal dari Spanyol, dan 6 dari 24 pembalap MotoGP yang resmi terdaftar berasal dari Italia. Total pembalap dari dua negara ini sudah mencapai 62,5% dari seluruh pembalap elits yang resmi terdaftar dalam ajang balap bergengsi MotoGP Tahun 2020. Tidak salah jika kita menyebutkan bahwa MotoGP dalam satu dekade terakhir ini bukanlah pertandingan balap motor dunia tapi hanyalah pertandingan balap motor antar 2 negara di Eropa. Dengan kondisi semacam ini lambat laun akan menggerus intensitas para penonton setia Moto GP dalam mengikuti pertandingan di setiap serinya. 

Tahun 2020 sedikit berbeda, namun dominasi dua negara masih tetap kental terasa. Berawal dari pandemi Covid-19 yang menyebabkan beberapa seri kejuaran MotoGP dibatalkan pelaksanaannya. Ketika kondisi dirasa sudah mulai membaik dan dapat tertangani, maka digelarlah perhelatan akbar pertandingan MotoGP dengan protokol kesehatan yang ketat serta tanpa penonton. Nahas bagi Marc Marquez sang juara bertahan 4 tahun terakhir mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya harus istirahat panjang dari seri MotoGP tahun 2020. 

Sebenarnya ini menjadi berkah para pembalap lainnya untuk menjadi kampium di tiap-tiap seri kejuaraan, dan terbukti tahun 2020 ini telah mencatatkan 9 pembalap dari 5 berbeda menjuarai 11 seri terakhir MotoGP 2020. Namun demikian secara agregat perolehan poin sebagaimana kita kupas diatas pembalap-pembalap Spanyol masih mendominasi 3 besar pemuncak klasemen dan jawara sementaranya adalah lagi-lagi pembalap dari negara para matador Spanyol.

Berikut nama-nama Jawara MotoGP dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2019

  1. MotoGP Tahun 2000 Juara Kenny Roberts Jr. - USA
  2. MotoGP Tahun 2001 Juara Valentino Rossi - ITA
  3. MotoGP Tahun 2002 Juara Valentino Rossi - ITA
  4. MotoGP Tahun 2003 Juara Valentino Rossi - ITA
  5. MotoGP Tahun 2004 Juara Valentino Rossi - ITA
  6. MotoGP Tahun 2005 Juara Valentino Rossi - ITA
  7. MotoGP Tahun 2006 Juara Nicky Hayden (RIP) - USA
  8. MotoGP Tahun 2007 Juara Casey Stoner - AUS
  9. MotoGP Tahun 2008 Juara Valentino Rossi - ITA
  10. MotoGP Tahun 2009 Juara Valentino Rossi - ITA
  11. MotoGP Tahun 2010 Juara Jorge Lorenzo - SPAIN
  12. MotoGP Tahun 2011 Juara Casey Stoner - AUS
  13. MotoGP Tahun 2012 Juara Jorge Lorenzo - SPAIN
  14. MotoGP Tahun 2013 Juara Marc Marquez - SPAIN
  15. MotoGP Tahun 2014 Juara Marc Marquez - SPAIN
  16. MotoGP Tahun 2015 Juara Jorge Lorenzo - SPAIN
  17. MotoGP Tahun 2016 Juara Marc Marquez - SPAIN
  18. MotoGP Tahun 2017 Juara Marc Marquez - SPAIN
  19. MotoGP Tahun 2018 Juara Marc Marquez - SPAIN
  20. MotoGP Tahun 2019 Juara Marc Marquez - SPAIN


Minggu, 30 Agustus 2015

Valentino Rossi (Sang Fenomenal) Raja Balap Motor Dunia GP500

Tercatat dalam sejarah balap motor bergengsi kelas dunia, Valetino Rossi telah menorehkan prestasi yang sangat luar biasa. 7 (tujuh) kali juara dunia Motor GP (500cc), 1 (satu) kali juara dunia Moto2 (250cc) dan 1 (satu) kali juara dunia motor balap kelas 125CC. Sebuah prestasi yang akan sulit untuk ditumbangkan oleh Rider-Rider kelas dunia lainnya.
Terlahir pada bulan Februari 1979 atau saat ini telah menginjak usia 36 tahun, bukan lagi usia emas untuk dunia olah raga balap motor. Namun di usianya yang cukup matang ini, Valentino Rossi masih mampu untuk berprestasi. Di kala pesaing-pesaing legedanya sudah mulai menurun prestasinya atau malah sudah pensiun seperti halnya sang legenda Max Biaggi, Sete Giberneu, Nicky Hayden, dan Casey Stoner, Valentino Rossi masih gesit dan trengginas di setiap even balap Motor GP. 

Sebagai manusia, Valentino Rossipun pernah mengalami masa-masu sulit dalam kariernya, tercatat pada saat Valentino Rossi hijrah ke Ducati, ternyata dewi fortuna tidak berpihak kepadanya, hampir dua tahun dia membela Ducati namun prestasinya tidak beranjak membaik dan hanya bercokol di klasemen tengah alias medioker. Namun bukan Valentino Rossi jika menghadapi masa-masa sulit tersebut kemudian semakin tenggelam, keputusannya untuk balik ke Yamaha telah membuat titik balik perbaikan prestasi milenio ke 2 yang cukup fantastis.

Bahkan saat ini Valentino Rossi menjadi pemimpin sementara pengumpulan nilai 236 point unggul 12 point dari rekan se timnya Jorge Lorenzo, dan meninggalkan cukup jauh Juara Bertahan Moto GP Tahun lalu Marc Marquez (selisih 77 point). Dengan sisa balapan sebanyak 6 (enam) seri lagi, terbuka peluang Valentino Rossi untuk menjadi Juara Moto GP 500 tahun 2015.

Valentino Rossi cukup konsisten untuk musim balapan tahun ini dimana dalam 12 seri yang sudah dijalani dalam tahun 2015, dia tidak pernah absen dari podium juara dengan torehan prestasi : 4 kali juara 1 (Qatar Argentina Belanda dan Inggris) 2 kali juara 2 (Perancis dan Catalunya) dan 6 kali juara 3 (Amerika Spanyol Italia Jerman Amerika dan Republik Ceko).

Prestasi seorang Valentino Rossi ini dapat menjadi inspirasi kita semua, yang pertama adalah usia bukan halangan untuk seseorang dapat terus berprestasi, yang kedua adalah terus belajar dan belajar agar terus mampu menjawab tantangan jaman yang semakin dinamik dan komplek dan yang ketiga adalah tetap mampu menjadi perhatian khalayak umum. Menjadi pribadi yang menarik serta mampu mewarnai lingkungan adalah sebuah pencapaian prestasi yang wajib kita contoh dan praktekkan dalam dunia nyata.
Selamat kepada Valentino Rossi tetap terus berprestasi, terus memberikan yang terbaik dan tunjukkan pada dunia bahwa yang tua pun mampu untuk terus berprestasi.